TerkiniBerita
Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda Resmi Dihentikan Setelah 10 Hari
Ditulis oleh Tasyazahara9 pada 18 Sep 2026, 23:27
👁️ 3 Pembaca
Sumber Foto: Foto Hanya Ilsutrasi
Perspektif,- Pencarian lima jurnalis yang hilang saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda resmi dihentikan setelah berlangsung selama 10 hari. Keputusan tersebut diambil setelah tim SAR gabungan tidak menemukan tanda-tanda keberadaan kapal yang membawa rombongan.
Kelima jurnalis tersebut hilang kontak setelah berangkat menggunakan speedboat dari Dermaga Pagedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Senin, 7 September 2026 sekitar pukul 14.00 WIB. Rombongan juga terdiri dari tiga kru kapal.
Lima jurnalis yang dilaporkan hilang adalah Muhammad Bagus Khoirunnas dari ANTARA, Arie Basuki dari Merdeka.com, Yudistiro Pranoto dari iNews, Firdaus Wajidi dari Anadolu Agency, serta Donal Husni, jurnalis lepas.
Selama operasi pencarian, tim SAR menemukan sejumlah objek, termasuk jaket pelampung, helm, terpal, dan galon. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, objek-objek tersebut belum dapat dikaitkan dengan kapal Arupadhatu I yang digunakan rombongan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, menjelaskan bahwa operasi SAR pada dasarnya berlangsung selama tujuh hari dan kemudian diperpanjang tiga hari. Setelah total 10 hari pencarian tanpa menemukan tanda keberadaan rombongan, operasi resmi dihentikan.
Meski operasi SAR resmi dihentikan, pemantauan tetap dilakukan melalui sejumlah pihak, termasuk VTS, TNI AL, Polairud, serta kapal-kapal yang melintas di kawasan Selat Sunda. Operasi pencarian dapat kembali dibuka apabila ditemukan informasi atau tanda baru yang berkaitan dengan keberadaan Arupadhatu I dan para penumpangnya.
Hingga informasi terbaru, keberadaan lima jurnalis dan tiga kru kapal tersebut masih belum diketahui.
-TZ, Matchalatte
Suka dengan berita ini? Dukung penulisnya!
🤍
Suka
0
💬 Diskusi & Komentar (0)
Silakan
Masuk / Login terlebih dahulu untuk ikut menulis komentar.
Belum ada komentar pada berita ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!